Wanita Wajib Tahu, Ini Kekeliruan Para Kaum Hawa Saat Menggelar Pernikahan Menurut Ustadz Khalid Basalamah: Jangan Menyerupai Suatu Kaum!

Kaum wanita harus dengan hati-hati memilih gaun pengantin saat mengadakan acara pernikahan. Ustadz Khalid Basalamah mencoba menguraikan kesalahan para wanita muslim saat memilih gaun pengantin.

Ade Safari
Rabu, 14 Desember 2022 | 12:42 WIB
Wanita Wajib Tahu, Ini Kekeliruan Para Kaum Hawa Saat Menggelar Pernikahan Menurut Ustadz Khalid Basalamah: Jangan Menyerupai Suatu Kaum!
Tangkapan layar foto Khalid Basalamah (YouTube/Khalid Basalamah Official)

SuaraTasikmalaya.id – Di dalam agama Islam, pernikahan merupakan ibadah yang suci dan mulia.

Untuk itu, menikah tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena ini merupakan bentuk ibadah terpanjang dan selayaknya dapat dijaga hingga maut memisahkan.

Setiap melangsungkan pernikahan, umumnya mempelai pria dan wanita mengenakan pakaian pengantin.

Khususnya kaum wanita yang selalu terlihat anggun saat mengenakan gaun pengantin dengan berbagai hiasan untuk melengkapi penampilannya.

Baca Juga:Foto Daniel Manantha Nyaris Pegang Daerah Terlarang Syahrini Tersebar, Inilah yang Diduga Bikin Keluarga Reino Barack Murka?

Akan tetapi para wanita terlebih dia seorang muslim, hendaknya berhati-hati dalam penggunaan gaun pengantin agar tidak berlebihan bahkan sampai menyerupai kaum kafir.

Dikutip dari channel YouTube Khalid Basalamah Official, Ustadz Khalid Basalamah dalam ceramahnya menguraikan beberapa tindakan keliru yang dilakukan wanita muslim secara berlebihan satu di antaranya saat memakai gaun pengantin secara berlebihan.

Ustadz Khalid Basalamah menerangkan para pengantin wanita muslim selalu melakukan pelanggaran saat memakai gaun yang mahal berwarna putih, disertai sarung tangan dan kaos kaki berwarna senada.

"Ini merupakan adat istiadat dari kaum Nasrani di masa lalu ketika mengadakan pernikahan di tempat ibadahnya, hal ini tidak boleh dilakukan oleh muslimah," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Hal tersebut di utarakan Ustadz Khalid Basalamah karena menyerupai budaya suatu kaum di luar Islam, mengandung sikap berlebihan, dan juga menghambur-hamburkan harta.

Baca Juga:Jalan Keluar Bagi Pendosa, Amalan Ini Dikatakan Adi Hidayat Bisa Hempaskan Dosa Sebesar Gunung Tinggi

Bahkan di dalamnya ada niatan untuk mencari kemasyhuran, supaya terkenal, terlihat, terpamerkan, mengandung sikap Riya, dan kesombongan.

"Pria dan wanita muslim memang dianjurkan memakai baju yang bagus saat pernikahan, tapi jangan menyerupai orang non muslim, pertama, setiap muslimah dianjurkan untuk menghindari warna putih," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Sabda Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan memakai baju putih, menurut pendapat ulama lebih cenderung untuk laki-laki.

Di zaman Rasulullah SAW, kaum wanita cenderung memakai baju berwarna hitam atau gelap.

Sedangkan untuk warna putih, cenderung dipakai oleh kaum laki-laki.
Larangan untuk tidak menyerupai orang kafir tertuang dalam hadist Nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka,” (HR Abu Dawud, Hasan).

Satu hal lagi yang kadang dilakukan oleh pasangan pengantin muslim adalah tradisi melempar bunga.

Tindakan tersebut sebaiknya tidak ditiru atau diadaptasi ke pernikahan umat Islam.

Akan tetapi, jika yang dipakai non muslim juga dipakai dalam syariat Islam, seperti memakai kemeja maka tidak ada masalah karena itu pakaian bersifat umum.

Meskipun bisa dibuat sedemikian rupa, sebaiknya perilaku atau perbuatan yang menyerupai orang kafir hendaknya tetap dihindari.

"Pakailah atau rancanglah baju muslimah yang baik sesuai syar'i, intinya jangan menyerupai suatu kaum," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Pernikahan merupakan ibadah, jadi pakailah pakaian yang indah, bersih dan rapi, serta tidak berlebih-lebihan sesuai dengan syariat Islam.(*)

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Aneka

Terkini

Tampilkan lebih banyak