Ferdy Sambo Benar-Benar Melawan Bahkan Menyerang Balik Polri, Pengamat Ungkap Celah Serangan dari Pecatan Jenderal

Ferdy Sambo disebut akan menyerang balik Polri atas keputusan pemecatan tidak dengan hormat ke pengadilan di luar institusi kepolisian, yakni PTUN. Kemungkinan yang akan digugat adalah apakah mekanisme lahirnya PTDH sudah benar atau tidak.

Putri Pratama
Kamis, 22 September 2022 | 07:23 WIB
Ferdy Sambo Benar-Benar Melawan Bahkan Menyerang Balik Polri, Pengamat Ungkap Celah Serangan dari Pecatan Jenderal
Ferdy Sambo pecatan Polri berpangkat jenderal bintang dua dikabarkan akan melakukan perawalanan bahkan serangan balik. (antara foto)

SuaraTasikmalaya.id - Setelah resmi dipecat, dikabarkan jika Ferdy Sambo akan melakukan perawanan.

Bahkan Ferdy Sambo disebut akan menyerang balik Polri atas keputusan pemecatan tidak dengan hormat ke pengadilan di luar institusi kepolisian, yakni PTUN.

Terkait adanya kabar serangan balik mengenai langkah hukum yang akan ditempuh Ferdy Sambo, Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, angkat bicara.

Dia menyinggung langkah hukum yang akan dilakukan Ferdy Sambo setelah resmi dipecat dari Polri adalah hak sebagai warga negara.

Baca Juga:Tes Kepribadian: Apa yang Dilihat Pertama, Ungkap Banyak Tentang Pikiran Batin Anda

Sebagai warga negara, Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akan menggunakan haknya menggugat Polri ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) setelah digelarnya Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) memutuskan menolak permohonan bandingnya.

Isi dari Sidang Etik Banding Polri secara tegas menolak permohonan banding Ferdy Sambo yang merupakan tersangka atas kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J

Terlebih hasil sidang yang digelar kemarin, justru memutuskan memperkuat putusan Sidang KKEP pada 26 Agustus 2022 lalu.

Dari keputusan yang mengikat itu, Ferdy Sambo resmi dipecat dari Polri setelah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH di institusi kepolisian.

Atas ketetapan hukum di internal Polri, Bambang melihat, Ferdy Sambo berpeluang mengajukan gugatan ke PTUN.

Baca Juga:Tes Kepribadian: Hal Pertama yang Dilihat Akan Mengungkapkan Siapa Anda Sebenarnya

Bambang mengatakan, Ferdy Sambo bisa mengungguat atas putusan sidang etik yang menolak permohonan bandingnya setelah dijatuhi sanksi PTDH.

Kata Bambang, Ferdy Sambo kemungkinan akan menggugat soal kebijakan sebuah institusi.

Dalam hal ii yang menjadi objek gugatan di PTUN itu adalah soal kebijakan Polri, dalam hal ini mengenai Surat Keputusan (Skep) PTDH dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kemungkinan yang akan digugat adalah apakah mekanisme lahirnya PTDH sudah benar atau tidak.

"Problemnya (objek gugatan) apakah mekanisme dalam PTDH itu sudah benar atau tidak," ucap Bambang seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/9/2022).

"Kalau sudah benar, artinya itu upaya FS (Ferdy Sambo) untuk mengulur waktu saja," kata Bambang. 

"Karena PTDH-nya sendiri sudah berlaku mulai terbit Skep dari Kapolri," ucapnya lagi menjelaskan.

Siap terima tantangan

Di sisi lain, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, Polri sangat siap
menghadapi kemungkinan upaya hukum Ferdy Sambo.

Dia mengatakan institusinya siap meladeni gugatan hasil putusan sidang etik yang menolak permohonan banding dari para pelanggar, salah satunya Ferdy Sambo.

"Ya, tentunya dari Biro Wabprof dan Divkum Polri siap to," kata Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi.

Upaya Ferdy Sambo menggugat hasil sidang etik banding kata Dedi adalah hak setiap warga negara.

Akan tetapi Dedi menegaskan kembali jika hasil putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Banding yang menolak permohonan banding Ferdy Sambo sudah final dan mengikat.

Jenderal bintang dua itu menekankan Polri melalui Divisi Profesi dan Pengaman (Propam), Biro Pertanggungjawaban Profesi (Biro Wabprof) dan Divisi Hukum sudah menjalankan sidang etik banding sesuai prosedur dan aturan yang berlaku dalam undang-undang.

Dedi meyakini hasil sidang etik banding terhadap Ferdy Sambo tersebut minim celah untuk digugat.

"Hasil keputusan banding IJP FS (Ferdy Sambo) sudah final dan mengikat. Untuk pengajuan PTUN, itu hak konstitusional setiap warga negara," kata Dedi.

News

Terkini

Tes ini akan membantu Anda menguji penglihatan Anda, apakah Anda sudah waktunya menggunakan kacamata?

Aneka | 20:07 WIB

Tantang kecermatan dan kecepatan Anda untuk bisa menemukan panda yang berbeda pada gambar tes IQ kali ini dalam waktu 20 detik.

Aneka | 19:00 WIB

Setelah apa yang dilakukan Rizky Billar terhadap istrinya Lesti Kejora, kini karier nya dipastikan hancur. Bahkan dengan tegas KPI melarang bagi pelaku tindakan KDRT untuk tampil dan mengisi acara, baik di televisi maupun radio.

Trending | 18:12 WIB

Silahkan ikuti tes psikologi kali ini untuk mengetahui bagaimana nasib percintaan dan kepribadian Anda melalui gambar yang Anda lihat.

Aneka | 17:00 WIB

Tes kali ini, dapat membantu Anda untuk menentukan kepribadian yang dimiliki oleh diri Anda

Aneka | 15:27 WIB

Tes kali ini, dapat membantu Anda dalam seberapa cepat Anda menentukan titik kesalahan.

Aneka | 15:05 WIB

Ketahui bagaimana persepsi atau penilaian orang tentang Anda melalui objek yang Anda lihat pertama kali pada gambar tes psikologi kali ini.

Aneka | 15:00 WIB

Melalui emoji pada gambar, Anda sudah dapat menentukan orang seperti apa Anda. yang menjadikan kepribadian Anda dapat dinilai dengan mudah .

Aneka | 14:38 WIB

Cara kita melipat tangan, dengan bagaimana orang lain melipat tangan memang dapat mencerminkan kepribadian orang tersebut.

Aneka | 14:14 WIB

Tes kali ini, membantu Anda menemukan gambar benda yang kami tentukan, menurut ilustrasi gambar tersebut.

Aneka | 13:44 WIB

"Coba bayangkan bola itu dilempar kalau kena kepala bagaimana? Bisa pecah," kata Zulpan

Metropolitan | 19:15 WIB

Air mata di tragedi Kanjuruhan belum kering, namun Divisi Humas Polri sudah menggelar lomba penulisan artikel bertema apresiasi polisi humanis.

Metropolitan | 18:43 WIB

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha tengah menjadi sasaran bullying warganet akibat sikapnya yang kontradiktif mengenai deklarasi capres 2024.

Metropolitan | 16:46 WIB

Dengan begitu, Gerai SAMSAT milik Pemprov DKI Jakarta bertambah menjadi 15.

Metropolitan | 15:52 WIB

Anggota DPR 2019-2024 termuda, Hillary Brigitta Lasut melaporkan Mamat Alkatiri ke kepolisian usai sang komika me-roasting perihal privilege sejumlah anggota dewan.

Metropolitan | 15:46 WIB

Nafa Urbach muak dengan para pria yang selalu memamerkan harta kepadanya demi membuat mantan istri Zack Lee ini tertarik.

Gosip | 23:10 WIB

Barang-barang Lesti Kejora diangkut truk juga jadi berita pilihan hari ini.

Gosip | 22:35 WIB

Para sahabat sempat mengingatkan Lesti Kejora untuk mempertimbangkan keputusannya menikah dengan Rizky Billar karena terlalu cepat.

Gosip | 22:05 WIB

Hetty Koes Endang ungkap Lesti Kejora sudah memberikan kode dan ingin menceritakan sesuatu sejak belum menikah, sebelum terjadinya KDRT.

Gosip | 21:58 WIB

Raja Charles III mengucapkan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, Malang, pada 1 Oktober 2022 lalu.

Gosip | 21:51 WIB
Tampilkan lebih banyak